Tinggalkan Tambun Selatan, Kompol Wuryanti Dikenang sebagai Sosok Tangguh dan Dekat dengan Warga
BEKASI, bintang-save.com – Suasana haru mewarnai malam pisah sambut Kapolsek Tambun Selatan. Kompol Wuryanti, S.H., M.H., resmi meninggalkan jabatan yang diembannya dan menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Kompol Saut Parulian Tobing, S.Sos., M.M.
Prosesi pisah sambut berlangsung di Restoran Saung Wulan, Jalan KH. Abu Bakar Nomor 60, Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Sabtu (5/9/2026) malam.
Kompol Wuryanti selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Wakil Kepala Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak (Wakasat PPA) Polres Metro Bekasi Kota.
Meski harus meninggalkan Tambun Selatan, jejak pengabdiannya selama menjabat Kapolsek meninggalkan kesan mendalam bagi jajaran kepolisian, pemerintah kecamatan, kepala desa, hingga tokoh masyarakat.
Bukan hanya soal tugas-tugas kepolisian, Wuryanti dikenang sebagai sosok yang memiliki mobilitas tinggi dan aktif terlibat dalam berbagai persoalan masyarakat.
Salah satu yang paling diingat adalah kiprahnya ketika wilayah Tambun Selatan dan Tambun Utara dilanda banjir.
Camat Tambun Utara H. Najmuddin, S.Ag., M.Ling., M.Tr.IP., mengatakan dirinya bahkan dua kali berada dalam situasi banjir bersama Wuryanti.
Ia menceritakan bagaimana Wuryanti bergerak ketika banjir melanda kawasan Darmawangsa.
“Perjalanan Kompol Wuryanti ini luar biasa. Saya bersama beliau dua kali mengalami masa banjir. Saat banjir di Darmawangsa misalnya, beliau punya akses yang luas. Didatangkan perahu-perahu yang menggunakan mesin karena saat itu kita kehabisan perahu,” tutur Najmuddin.
Pengalaman serupa terjadi ketika banjir melanda kawasan Nebraska. Menurutnya, kondisi ketika itu cukup parah karena genangan tidak kunjung surut hingga beberapa hari.
“Begitu juga pada saat banjir di Nebraska. Itu luar biasa banjirnya, tiga hari tidak surut-surut. Lagi-lagi Ibu Kapolsek bersama Pak Danramil sangat mendukung kita. Mereka naik perahu di tengah air banjir yang tinggi seperti danau,” katanya.
Bagi Najmuddin, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi dalam menjalankan pengabdian tidak mengenal batas wilayah maupun institusi.
Dengan mobilitas yang tinggi, Wuryanti dinilai mampu membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintahan desa di dua kecamatan, yakni Tambun Selatan dan Tambun Utara.
“Kerja sama ini menandakan bahwa pengabdian itu tanpa mengenal batas. Dengan mobilitas yang sangat tinggi, beliau bisa menyelami kerja sama di 17 desa di dua kecamatan, yakni Tambun Selatan dan Tambun Utara,” ujarnya.
Kesan mendalam juga disampaikan Penjabat Kepala Desa Sumberjaya, Ike Rahmawati, S.E., M.Si.
Ike mengaku cukup sering berkoordinasi dengan Wuryanti ketika menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi yang diberikan oleh Ibu Kompol Wuryanti. Saya selalu merepotkan beliau karena memang banyak sekali permasalahan di tengah masyarakat kami,” kata Ike.
Karena itu, kepergian Wuryanti dari Tambun Selatan bukan perkara mudah baginya.
“Berat sekali buat saya melepas beliau. Sosoknya luar biasa di mata saya. Seorang wanita tangguh, dan tentunya saya banyak sekali belajar dari beliau,” ujarnya.
Di sisi lain, Ike menyambut kedatangan Kompol Saut Parulian Tobing sebagai Kapolsek Tambun Selatan yang baru.
“Selamat datang kepada Bapak Kapolsek yang baru. Kita terus berkolaborasi dengan baik,” katanya.
Kesan serupa datang dari Kepala Desa Tambun, Jaut Sarja Winata. Ia bahkan mengaku memiliki pengalaman yang cukup berkesan selama Wuryanti memimpin Polsek Tambun Selatan.
“Saya baru menemukan kapolsek seperti Ibu Wury. Mudah-mudahan kapolsek yang baru bisa melebihi beliau,” ujar Jaut.
Ia berharap pergantian kepemimpinan tidak mengurangi soliditas antara kepolisian dan pemerintah desa.
“Mudah-mudahan kita bisa terus berkolaborasi. Ayo kita saling dukung dan saling bantu. Terima kasih Ibu dan selamat datang kepada Bapak Kapolsek yang baru,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Tambun Selatan, H. Nyamat, menilai kehadiran Wuryanti selama bertugas telah meninggalkan kesan tersendiri bagi masyarakat.
“Bagi kami, Ibu Wuryanti ini sangat berkesan keberadaannya,” kata Nyamat.
Ia pun menyampaikan selamat datang kepada Kompol Saut Parulian Tobing dan berharap komunikasi serta sinergi yang selama ini terbangun dapat terus dilanjutkan.
“Mudah-mudahan kita bisa terus bersinergi,” ujarnya.
Rasa kehilangan juga dirasakan jajaran internal Polsek Tambun Selatan.
Wakapolsek Tambun Selatan AKP Dr. Kukuh Setio Utomo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan dan bimbingan Wuryanti selama bertugas.
“Kami ucapkan terima kasih atas bimbingan dan motivasi Ibu Wuryanti. Kami juga mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekhilafan dari anggota Polsek Tambun Selatan,” ujar Kukuh.
Ia juga menyampaikan penghargaan atas berbagai capaian yang telah ditorehkan Wuryanti selama memimpin Polsek Tambun Selatan.
Kepada Kapolsek yang baru, Kukuh memastikan jajaran Polsek Tambun Selatan siap mendukung setiap program dan kebijakan yang akan dijalankan.
Pergantian kepemimpinan tersebut menandai babak baru di Polsek Tambun Selatan. Kompol Wuryanti membawa pengalaman dan kenangan selama bertugas, sementara Kompol Saut Parulian Tobing kini menghadapi tantangan baru untuk melanjutkan pelayanan dan menjaga keamanan di wilayah Tambun Selatan.
Bagi mereka yang pernah bekerja bersama Wuryanti, satu hal yang tampaknya sulit dilupakan: sosok perempuan tangguh yang tidak segan turun langsung ketika masyarakat membutuhkan kehadiran polisi.
Kini tugas baru menanti Wuryanti di Polres Metro Bekasi Kota. Sementara di Tambun Selatan, harapan yang sama disematkan kepada Kompol Saut Parulian Tobing agar mampu melanjutkan bahkan meningkatkan sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat yang selama ini telah terbangun. (Ccp)
0 Komen